Kamis, 20 Januari 2011

SIKLUS HIDUP SISTEM

Konsep siklus hidup system cocok dengan segala sesuatu yang lahir, tumbuh berkembang menjadi matang dan akhirnya mati. Pola ini juga berlaku untuk system berbasis komputer seperti aplikasi pengolahan data, atau system pendukung keputusan (decision support system – DSS)

Siklus hidup system terdiri dari lima tahap. Empat tahap yang pertama : Perencanaan, analisis, rancangan, dan penerapan, dimaksudkan bagi pengembangannya. Tahap kelima dimaksudkan untuk penggunaannya.
Siklus hidup system merupakan penerapan pendekatan system untuk tugas mengembangkan dan menggunakan system berbasis komputer. Siklus hidup system itu sendiri merupakan metodologi, tetapi polanya lebih dipengaruhi oleh kebutuhan untuk mengembangkan system yang lebih cepat.

Siklus Hidup Sistem (System Life Cycle) adalah proses evolusioner yang diikuti dalam menerapkan system atau subsistem informasi berbasis komputer. SLC terdiri dari serangkaian yang erat yang mengikuti langkah-langkah pendekatan system. Karena tugas-tugas tersebut mengikuti suatu pola yang teratur dan dilakukan secara top-down, SLC sering disebut sebagai Pendekatan Air terjun (waterfall approach).

Tahap-tahap siklus hidup system, yang dikenal dengan SLC dan SDLC. Pengelolaan Siklus Hidup yang dikelola oleh unit jasa informasi Tanggung Jawab ekesekutif.

Tanggung jawab manajemen siklus hidup dapat berada pada beberapa tingkatan organisasi. Pada tingkat puncak, pengarahan menyeluruh berasal dari direktur utama dan eksekutif lain, yang sering berfungsi sebagai komite pengarah. Pada tingkatan yang sedikit lebih rendah, kepemimpinan berada pada komite pengarah SIM. Dalam tim proyek. Pengarahan diberikan oleh para pemimipin proyek.

TAHAPAN SIKLUS HIDUP SISTEM

• Tahapan Perencanaan
• Tahapan Analisis
• Tahapan Rancangan
• Tahapan Penerapan
• Tahapan Penggunaan

Sumber :

Saiful_r_y@ub.ac.id
id.wikipedia.org/wiki/siklus_hidup_sistem
id.wikipedia.org/wiki/tahapan_siklus_hidup

MANFAAT DAN ETIKA SISTEM INFORMASI

Ketika para eksekutif bisnis masa kini mengembangkan rencana bisnis strategis untuk perusahaan mereka, mereka memiliki pilihan yang tidak tersedia beberapa tahuun lalu. Perusahaan dapat ikut serta dalam perdagangan melalui jaringan elektronik (ecommerce). Penggunaan komputer sebagai alat utama melakukan operasi bisnis dasar. Perusahaan ikut serta dalam perdagangan melalui e-commerce untuk berbagai alas an, tetapi tujuan utamanya adalah keunggulan kompetitif.

Setelah para eksekutif menyertakan perdagangan melalui jaringan elektronik dalam rencana strategis. Mereka dihadapkan pada keputusan mengenai pemilihan strategis, metodologi dan teknologi terbaik. Strategis utama adalah membangun system antarorganisasi (Interorganizational system-IOS) yang dari beberapa perusahaan yang bekerjasama sebagai satu unit tunggal. Salah satu cara paling efektif menghubungkan para mitra bisnis IOS adalah dengan arus data komputer, suatu konsep yang disebut pertukaran data elektronik (EDI).

Electronic commerce menggambarkan cakupan yang luas mengenai teknologi, proses dan praktek yang dapat melakukan transaksi bisnis tanpa mengunakan kertas sebagai sarana mekanisme transaksi. Hal ini bias dilakukan dengan berbagai cara seperti memalui email, Electronic Data Interchage (EDI), atau bias juga melalui World Wide Web. Electronic Commerce ini juga meliputi transaksi didalam dan diantara sector bisnis yang khusus dan umum, serta system yang melibatkan komunitas dalam negeri maupun internasional.

Sebagai pernyataan sederhana, electronic Commerce tidak hanya menjadi mekanisme yang tepat dan membutuhkan biaya yang murah untuk diterapkan, tetapi juga akan menjadi sebuah system social yang dapat diterima dan dapat diharapkan untuk digunakan.

Definisi E-Commerce

E-commerce is a dynamic set of technologies, applications, and business process that link enterprises, consumers and communities through electronic transaction and electronic exchange of goods, services and Information.

Jadi, e-commerce merupakan satu set dinamis teknologi aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan dan informasi yang dilakukan secara elektronik.

Keuntungan E-commerce

• Revenue Stream (aliran pendatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan, yang tidak biasa ditemui di system transaksi tradisional
• Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar)
• Menurunkan biaya operasional (Operating Cost)
• Melebarkan jangkauan (global reach)
• Meningkatkan customer loyality
• Meningkat supplier management
• Memperpendek waktu produksi

Jenis e-commerce

• Business to Partners
• Business to Consumer

Kegiatan yang bisa dilakukan didalam E-commerce :

• Perdagangan online melalui World Wide Web (PC – Personal Computer)
• Transaksi online bisnis antar perusahaan
• Internet Banking
• TV Interaktif
• WAP (Wireless Application Protocol)


Sumber :
id.wikipedia.org/wiki/manfaat_dan_etika_sistem_informasi
id.wikipedia.org/wiki/e_commerce