SOAL 2-4 (BAB II)
Seorang anggota FASB mempunyai Pandangan sebagai Berikut:
Apakah kita akan menetapkan Standar Akutansi untuk sektor swasta atau tidak? Sebagian jawaban akan tergantung pada bagaiman akomunitas usaha memandang Standar Akuntansi. Apakah mereka mengatur yang dirancang untuk membatasi perilaku sosial dan menimbulkan perselisihan antar kepentingan ekonomi? Atau mereka mengatur Pengukuran yang dirancang untuk menyamarkan dan melaporkan seakurat mungkin hasil kejadian ekonomi yang rumit? Aturan Perilaku memerlukan proses politik. Sedangkan Aturan Pengukuran yang dirancang, sebaliknya memerlukan proses penelitian melalui observasi dan percobaan. Secara intelektual, menganggap akutansi sebagai proses pengukuran merupakan kasus yang menantang. Tetapi sejarah penetapan standar akutansi telah didomnasi oleh pandangan sebaliknya bahwa standar akutansi merupakan aturan perilaku. FASB diciptakan dari abu para pendahulunya yang terbakar dalam api hasil proses politik.
a. a. Perbedaan Aturan Perilaku dengan Aturan Pengukuran
Aturan perilaku ini adalah sebagai acuan yang tidak memiliki jangka waktu sedangkan aturan pengukuran memerlukan jangka waktu yang cukup lama karena melakukan penelitian dengan data yang otentik, jadi menurut saya aturan perilaku kurang baik untuk menetapkan standar akutansi, yang melalui penelitian dan observasi bisa menjadikan acuan yang lebih baik.
b. Standar akutansi merupakan proses dari kegiatan politik
Kaum-kaum atas yang ingin menduduki singasana pemerintahan banyak yang bersaing untuk memperebutkan itu, tapi pada akhirnya mereka yang diatas tidak terlalu mementingkan ekonomi kaum menengah kebawah.
